Kesenjangan Adopsi AI: Laporan Dale Carnegie Ungkap Perbedaan Persepsi Pimpinan dan Staf

February 2, 2026 7:57 am | Oleh Dale Carnegie Editor
Dale Carnegie > Referensi > Berita > Media Coverage > Kesenjangan Adopsi AI: Laporan Dale Carnegie Ungkap Perbedaan Persepsi Pimpinan dan Staf

Jakarta, 02/2 (ANTARA) – Sebuah laporan terbaru bertajuk “State of Organizational Health 2025” yang diterbitkan oleh Dale Carnegie, sebuah perusahaan konsultan dan pelatihan pengembangan kepemimpinan, menyoroti adanya kesenjangan yang mencolok dalam adopsi teknologi dan kecerdasan buatan (AI) di berbagai organisasi. Laporan ini mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara pimpinan puncak dan staf individual mengenai efektivitas integrasi AI.

President & CEO Dale Carnegie Global, Joe Hart, dalam sebuah diskusi di Jakarta pada Senin (02/2), menjelaskan bahwa para pimpinan cenderung menganggap proses integrasi AI berjalan mulus. Namun, di tingkat staf, adopsi AI masih tergolong rendah, menciptakan sebuah “gap” atau kesenjangan yang mengindikasikan bahwa proses integrasi tersebut belum dianggap menguntungkan bagi karyawan di level bawah.

Kesenjangan persepsi ini menjadi tantangan mendasar di tengah percepatan adopsi kecerdasan buatan yang masif. Keberhasilan transformasi AI sangat bergantung pada kemampuan pemimpin untuk membangun kejelasan, kepercayaan, dan keterlibatan manusia di seluruh lapisan organisasi, bukan hanya pada aspek teknologinya saja.

Kesenjangan Persepsi Adopsi AI di Organisasi

Laporan Dale Carnegie secara spesifik menunjukkan data yang mengkhawatirkan mengenai kesenjangan persepsi ini. Sebanyak 54,2 persen responden di jenjang pimpinan puncak menyatakan bahwa integrasi teknologi dan AI di perusahaan mereka efektif atau bahkan transformatif. Angka ini sangat kontras dengan hanya 11,2 persen responden di jenjang staf atau kontributor individual yang setuju dengan pernyataan tersebut.

Disparitas ini mengindikasikan adanya miskomunikasi atau kurangnya pemahaman yang komprehensif mengenai dampak AI di berbagai tingkatan organisasi. Staf mungkin merasa bahwa implementasi AI tidak memberikan keuntungan langsung atau bahkan menciptakan beban kerja tambahan, sementara pimpinan melihatnya sebagai langkah strategis yang efisien.

Fenomena ini menyoroti perlunya pendekatan yang lebih holistik dalam strategi adopsi AI, yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada manajemen perubahan dan komunikasi internal. Tanpa mengatasi kesenjangan persepsi ini, potensi penuh AI dalam meningkatkan produktivitas dan inovasi mungkin tidak akan tercapai secara optimal.

Peran Krusial Kepemimpinan dalam Era AI

Joe Hart menegaskan bahwa peran kepemimpinan menjadi semakin krusial di era pemanfaatan AI. Pemimpin dituntut untuk menghadirkan kejelasan dan ketenangan di tengah perubahan yang cepat dan seringkali membingungkan. Kemampuan pemimpin untuk mengelola ekspektasi dan memberikan arah yang jelas akan sangat menentukan keberhasilan transisi menuju organisasi yang didukung AI.

Meskipun AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, Hart menekankan bahwa manusialah yang pada akhirnya menentukan bagaimana keputusan diambil, bagaimana kepercayaan dibangun, dan bagaimana organisasi bergerak maju. Teknologi hanyalah alat; dampak sebenarnya muncul ketika pemimpin mampu memimpin manusia dengan kesadaran dan strategi yang tepat.

Laporan Dale Carnegie juga memperingatkan bahwa tanpa kepemimpinan yang kuat, percepatan adopsi teknologi justru berisiko menciptakan kelelahan organisasi, menurunnya keterlibatan karyawan, dan berkurangnya kepercayaan dalam jangka panjang. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan stabilitas organisasi di masa depan.

Kerangka Take Command untuk Kepemimpinan Adaptif

Untuk membantu para pemimpin menghadapi tantangan era AI, Dale Carnegie memperkenalkan kerangka “Take Command” sebagai panduan kepemimpinan yang relevan. Panduan ini mencakup tiga pilar utama yang saling terkait, yaitu mindset (kerangka berpikir), relationships (hubungan), dan future (masa depan).

Pilar mindset dirancang untuk membantu pemimpin bertindak dengan kejelasan, ketenangan, dan kepercayaan diri dalam menghadapi perubahan yang serba cepat. Ini melibatkan pengembangan pola pikir adaptif yang memungkinkan pemimpin untuk tetap fokus dan efektif di tengah ketidakpastian.

Pilar relationships bertujuan untuk membangun kepercayaan, menjembatani kesenjangan lintas generasi, serta memperkuat kolaborasi di lingkungan kerja yang semakin kompleks. Kemampuan untuk membangun hubungan yang kuat dan inklusif menjadi kunci dalam menyatukan beragam perspektif dan mendorong kerja tim yang efektif.

Sementara itu, pilar future dimaksudkan untuk merancang strategi jangka panjang yang secara intensional menyatukan kekuatan manusia dan teknologi demi pertumbuhan berkelanjutan. Ini melibatkan visi strategis yang mengintegrasikan inovasi teknologi dengan potensi sumber daya manusia untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan etis.


Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/kesenjangan-adopsi-ai-laporan-dale-carnegie-ungkap-perbedaan-persepsi-pimpinan-dan-staf-530187-mvk.html

Jakarta & Head Office

Jl. Paus No. 84 A
Jakarta Timur 13220
Phone: 021-489 2737
Fax: 021-489 6926


Send this to a friend
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
Hadir di Leadership series kota:
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL PERUSAHAAN
JABATAN
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL PERUSAHAAN
JABATAN
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Read previous post:
Studi Dale Carnegie: Ada Kesenjangan Persepsi antara Pimpinan dan Staf terkait Integrasi AI

MIX.co.id - Laporan terbaru Dale Carnegie – State of Organizational Health 2025 mengungkapkan, di tengah akselerasi adopsi kecerdasan buatan (AI),...

Close