Mengoptimalkan Keberagaman

February 16, 2021 1:44 pm | Oleh Dale Carnegie Editor
Dale Carnegie > Referensi > Artikel > Artikel > Mengoptimalkan Keberagaman

Ketika masuk dalam lingkungan kerja, kita tidak punya kebebasan penuh untuk memilih dengan siapa akan bekerja sama. Mau tidak mau, kita dituntut untuk mampu beradaptasi. Kenyataannya menyesuaikan diri dengan rekan kerja membutuhkan keterampilan tersendiri. Bahkan, terkadang lebih menantang dari pada beradaptasi dengan tugas.

Semakin besar lingkungan kerja kita, semakin besar peluang untuk bertemu dengan berbagai karakter orang. Orang-orang yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, budaya, bahkan generasi. Keberagaman itu menimbulkan perbedaan cara berpikir, cara menyikapi masalah, kebiasaan kerja, gaya komunikasi, dan sebagainya. Perbedaan itu seperti dua sisi mata uang, ada risiko dan manfaat yang berdampingan.

Bekerja dengan orang-orang yang homogen, yang memiliki latar belakang dan karakteristik relatif serupa, itu menyenangkan. Kondisi itu meminimalisir adanya “gesekan” akibat perbedaan pendapat atau kesalah-pahaman. Masing-masing orang sudah memiliki kerangka berpikir yang sama, kebiasaan kerja yang sama, dan bahasa komunikasi yang sama.

Namun, dalam trend perusahaan maju saat ini, keberagaman dalam lingkungan kerja merupakan situasi yang sengaja diciptakan. Dalam lingkungan itu, sengaja ditempatkan orang-orang yang latar belakangnya berbeda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketika orang-dengan latar belakang berbeda berkumpul, dari situlah akan muncul ide-ide kreatif dan inovatif yang tidak terpikirkan sebelumnya. Keberagaman itu membuat sudut pandang mereka lebih luas dan mampu melihat masalah secara holistik.

Tentunya, manfaat dari keberagaman itu tidak serta merta didapatkan. Dibutuhkan keterampilan untuk bisa mengelola keberagaman dan membuat setiap orang mampu berkontribusi optimal. Selain pengaturan dari sistem perusahaan untuk membuat orang-orang terbiasa dengan keberagaman, ada hal-hal yang perlu kita lakukan ketika bekerja sama dengan orang-orang yang beragam. Keterampilan menjalin relasi sangat dibutuhkan di sini.

Pertama, ajak lawan bicara Anda berbicara banyak. Di tahap ini, kita berusaha memahami karakter, cara berpikir, dan kebiasaan kerja dari orang yang bersangkutan. Sehingga, kita mendapatkan gambaran bagaimana cara yang tepat untuk memulai kerja sama dan bekerja sama lebih lanjut dengannya.

Kedua, jadilah pendengar yang baik. Doronglah orang lain untuk berbicara banyak tentang dirinya sendiri. Dengan didengarkan, orang lain merasa dipahami, diterima, dan tertarik dengan kita. Ini adalah salah satu kunci untuk mendapatkan kepercayaan lebih besar dan tahu lebih banyak mengenai ide-ide dan sudut pandangnya.

Ketiga, cobalah dengan tulus melihat masalah dari sudut pandang orang lain. Mengapa dia mengatakan itu? Mengapa dia melakukan dengan cara itu? Atau pertanyaan lain seputar motivasi orang. Pertanyaan-pertanyaan ini perlu muncul ketika ada orang yang berpikir dan bertindak di luar standar atau kebiasaan kita. Sebelum menyalahkan, cobalah melihat dari sudut pandangnya, sehingga kita bisa lebih memahami dan bersimpati.

Keempat, bersimpatilah dengan ide-ide dan keinginan orang lain. Ketika mendengarkan pemikiran dan ide yang berbeda, terkadang kita ragu dan ingin menolaknya. Karena ide-ide kreatif memang biasanya terdengar aneh pada awalnya. Sebelum kita mematikan ide itu, cobalah untuk bersimpati sambil menelaahnya bersama-sama, sehingga ide-ide segar itu bisa terus berkembang.

Keempat langkah di atas membantu kita untuk beradaptasi terhadap keberagaman, terbuka untuk menerima sudut pandang yang berbeda dan berkolaborasi dengan berbagai karakter orang. Memberikan manfaat juga bagi keluasan wawasan dan fleksibilitas berpikir kita, serta mendukung pengembangan ide-ide inovatif untuk perusahaan atau organisasi. Bahkan, ketika sudah terbiasa menghadapi keberagaman di internal perusahaan, kita pun akan terbiasa untuk berinteraksi dengan orang-orang yang beragam di luar perusahaan atau organisasi, sehingga lingkungan pergaulan kita semakin luas.

 

Andini Atmaja
Trainer Dale Carnegie Indonesia


Catatan: Dale Carnegie Training selama puluhan tahun telah membantu pengembangan banyak karyawan yang bekerja di tengah keberagaman melalui Fundamental Leadership Program. Hubungi Training Advisor kami untuk mengenal program ini lebih lanjut.

Jakarta & Head Office

Jl. Paus No. 84 A
Jakarta Timur 13220
Phone: 021-489 2737
Fax: 021-489 6926


Send this to a friend
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
Hadir di Leadership series kota:
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
Silahkan mengisi form untuk mengunduh
NAMA
PERUSAHAAN
KOTA
TELEPON
E-MAIL
Informasi anda tidak akan diberikan kepada pihak lain.
More in Artikel
Optimizing Diversity

In the work environment, we do not have the freedom to choose with whom we will work together. Whether we...

Close